, WIB>

LPPOM JATENG ADAKAN RAPAT KOORDINASI KHUSUS

Semarang, Lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jawa tengah, dalam rangka menyongsong pemberlakuan UU No. 33 tahun 2014 tentang JPH menggelar Rapat Koordinasi Khusus guna membahas kondisi LPPOM MUI pasca Pemberlakuan UU JPH. 2019 mendatang UU JH dijadwalkan akan segera di laksanakan sebagai Payung hukum penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Direktur LPPOM MUI Jawa Tengah Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang saat ini sedang di bahas oleh BPJPH dalam rangka persiapan pelaksaanya tahun depan “Sampai saat ini proses pemberlakuan UU JPH masih dalam proses di KEMENKUMHAM, Kita juga sedang menunggu peraturan-peraturan menteri terkait UU ini, nantinya akan ada 16 peraturan yag harus di terbitkan untuk menjalankan UU JPH” terangnya, Sabtu (16/17). Rapat kordinasi ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh LPPOM MUI tujuannya adalah untuk melakukan evaluasi kerja LPPOM bersama seluruh auditor, yang berbeda dalam rapat koordinasi khusus kali ini adalah untuk melakukan persiapan dalam rangka menyongsong pelakasaan UU JPH “Rapat koordinasi ini khusus digelar dengan tujuan seluruh auditor dapat mengetahui bagaimana perkembangan pelaksanaan UU JPH dan langkah strategis apa yang bisa dilakukan” tutur DR. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag wakil direktur I LPPOM MUI Jateng. Dalam rakorsus ini juga di bahas mengenai akreditasi LPPOM MUI sebagai salah satu startegi persiapan pelaknsaan UU JPH, Setelah UU JPH resmi dilaksanakan maka LPPOM secara otomatis akan beralih peran menjadi Lembaga penyelia halal (LPH), dan syarat mendirikan LPH adalah harus terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), “ LPPOM MUI Jawa Tengah akan mengajukan akreditasi ISO 17065 : 2012, DPLS 21rev 1 dan UAE.S 2011 – 2 : 2016 (E)” papar Drs. Ir. H. Mochammad Iman, MBA wakil direktur II LPPOM MUI Jawa Tengah. Hadir juga dalam Rakorsus ini Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si Dalam sambutannya Ketua Umum MUI Jawa Tengah ini menyampaikan bahwa LPPOM MUI Jawa Tengah harus terus mendorong para pengusaha untuk melakukan sertifikasi halal “LPPOM MUI Telah mapan, telah berjalan selama puluhan tahun dan telah memiliki puluhan auditor, masyarakat juga telah menaruh kepercayaan kepada LPPOM dan MUI dalam hal sertifikasi halal, jumlah penduduk muslim di Indonesia sekitar 220 juta Jiwa yang semuanya harus mengkonsumsi halal, maka LPPOM MUI harus terus mendorong perusahaan – perusahaan untuk melakukan sertifikasi halal untuk memberikan jaminan kepada knsumen khusunya konsumen muslim”. Himbaunya Rakorsus yang dilaksakana di hotel Oak Tree Semarang ini dihadiri oleh auditor- auditor LPPOM MUI di Jawa Tengah.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas